Utopia - Mencintamu Sampai Mati

Utopia adalah band musik asal Bandung yang mengusung aliran pop namun dibalut dengan aliran rock. Band yang beranggotakan Pia Fellini (vokal/gitar), Indra (bass), Dodo (gitar), dan Tommy (drum) ini telah mengeluarkan 3 album dengan beberapa hits singlenya : Antara Ada dan Tiada, Baby Doll dan Serpihan Hati.

Saat ini Utopia sedang bersiap-siap untuk mengeluarkan album keempatnya dengan didahului merilis single pertamanya yang berjudul Mencintamu Sampai Mati. Lirik-lirik lagu yang kebanyakan dibuat oleh Pia, vokalis Utopia yang bersuara melengking ini dibuat seoriginal mungkin, sederhana, penuh makna dan mengena kepada penikmat musik.

Dengan aransemen musik yang disebut Pia sebagai rock feminim ini, Utopia datang untuk membuktikan bahwa di tengah hadirnya band-band baru, Utopia tetap eksis di blantika musik Indonesia.

Simak lirik dan chord lagu Mencintamu Sampai Mati by Utopia :

[intro] Dm A Gm A 2x

Gm
Dalam sepi
C F
Engkau datang
Dm Gm A
Beri ku kekuatan tuk bertahan
Dm Gm C F
Kau percaya aku ada
Dm Gm A
Kau yang aku inginkan Selamanya

[chorus]
Dm Gm
Kau adalah hatiku
C A
Kau belahan jiwaku
Dm Gm
Seperti itu ku mencintamu
A
Sampai mati

[int] Gm Dm Gm A

Dm Gm C F
Di hidupku yang tak sempurna
Dm Gm A
Kau adalah hal terindah yang ku punya

[chorus]
Dm Gm
Kau adalah hatiku
C A
Kau belahan jiwaku
Dm Gm
Seperti itu ku mencintamu
A
Sampai mati

[solo] A# Gm E A
Dm A/C# A

[chorus]
Dm Gm
Kau adalah hatiku
C A
Kau belahan jiwaku
Dm Gm
Seperti itu ku mencintamu
A
Sampai mati

Dm Gm
Kau adalah hatiku
C A
Kau belahan jiwaku
Dm Gm
Seperti itu ku mencintamu
A
Sampai mati

[int] Dm A Gm A

[coda]
Dm Gm
Seperti itu ku mencintamu
A Dm
Sampai mati






Download mp3 Utopia – Mencintamu Sampai Mati


2 comments:

raksamuda | April 30, 2010 at 8:57 PM

hai .... tukeran link yuuk

raksamuda | May 1, 2010 at 11:44 AM

link anda juga sudah saya pasang. silahkan cek http://11111011000.com/blogroll

terima kasih untuk kerjasama yang indah ini

Post a Comment

Chika's blog © 2008. Blog design by Randomness